Presiden Lapor Kasus Besar Tapi Nggak Direspons, KPK Lindungi Hiu atau Senang Makan Teri?

  • Whatsapp

JAKARTA | | SATELITCYBER.COM: –Pegiat media sosial Denny Siregar ikut merespons pernaytaan Menko Polhukam Mahfud MD pada tahun 2019 yang mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melaporkan kasus besar namun tak direspons KPK.

Menurut Denny, KPK hanya tertarik dengan kasus-kasus kecil namun dengan pencitraan yang besar guna menutupi kasus besar.

Pegiat media sosial Denny Siregar ikut merespons pernaytaan Menko Polhukam Mahfud MD pada tahun 2019 yang mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melaporkan kasus besar namun tak direspons KPK.

Menurut Denny, KPK hanya tertarik dengan kasus-kasus kecil namun dengan pencitraan yang besar guna menutupi kasus besar.

Pegiat media sosial Denny Siregar ikut merespons pernaytaan Menko Polhukam Mahfud MD pada tahun 2019 yang mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melaporkan kasus besar namun tak direspons KPK.

Menurut Denny, KPK hanya tertarik dengan kasus-kasus kecil namun dengan pencitraan yang besar guna menutupi kasus besar.

Pegiat media sosial Denny Siregar ikut merespons pernaytaan Menko Polhukam Mahfud MD pada tahun 2019 yang mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melaporkan kasus besar namun tak direspons KPK.

Menurut Denny, KPK hanya tertarik dengan kasus-kasus kecil namun dengan pencitraan yang besar guna menutupi kasus besar.

Namun, meski tidak membeberkan secara spesifik, Mahfud menyampaikan Jokowi sudah melaporkan kasus besar itu ke KPK namun kasus tersebut tak kunjung diungkap.

“Presiden menunjukkan, menyampaikan laporan ke KPK, ini, ini, ini, tapi enggak terungkap. Coba sekarang diperkuat itu kejaksaan, kepolisian. Sehingga kita normal kembali,” kata Mahfud saat menjamu para tokoh di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, seperti dilansir CNN Indonesia, Senin (11/1½019). 

Lanjutnya, dalam kesempatan tersebut, Kepala Negawa berpesan untuk memperkuat KPK. 

“Pemberantasan Korupsi lebih hadir, lebih kuat. Caranya apa? Korupsi-korupsi besar itu diungkap,” ujar Mahfud.  ( WE Online / AHMADBADI )

  • Whatsapp

Pos terkait