Siswi Bengkulu Penghina Palestina Tak Di-DO, tapi Belum Bisa Pindah Sekolah

  • Whatsapp

JAKARTA | | SATELITCYBER.COM: – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memastikan MS (19), siswi penghina Palestina di Bengkulu lewat TikTok, tidak dikeluarkan dari sekolah atau drop out (DO).

KPAI menyebut MS belum bisa pindah sekolah bulan ini.”KPAI sudah melakukan komunikasi dengan Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah VIlI Kabupaten Bengkulu Tengah, Adang Parlindungan, terkait status sanksi terhadap MS, yaitu hanya dikembalikan sementara ke orang tuanya, bukan dikeluarkan dari sekolah,” kata Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangan tertulis, Senin (24/5/2021).

Retno menjelaskan, selama proses dikembalikan ke orang tua, MS dijamin akan tetap mendapatkan pembelajaran dan ujian kenaikan kelas secara daring, mengingat saat ini Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu masih menerapkan belajar dari rumah (BDR) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). ( PARIZAL )

  • Whatsapp

Pos terkait