Suksesi Kepemimpinan Nasional Tahun 2024 Mulai Bergolak

  • Whatsapp

Ditulis Oleh:

NISMAN, S.Sos,. S.KM,. MM

Pengamat Sosekbud dan Politik

Pergantian tampuk Pemerintahan 2024 masih sekitar dua tahun lagi, namun riak riak pergolakan mulai terasa.
Tensi dan suhu politik mulai meningkat. Karena diprediksi persaingan akan ketat karena dipastikan akan muncul tokoh nasional yang baru sebagai rising star setelah Jokowi tak lagi akan bisa terkibat di kontestasi pilpres , karena sudah 2 periode menjabat.

Moment lima tahunan yang akan dilaksanakan di tahun 2024 memang strategis dan sangat menentukan langkah Indonesia kedepan untuk dapat memacu akselerasi kemajuan pembangunan dan peradaban agar cepat sejajar negara maju katakanlah seperti Amerika. Untuk itu diperlukan sosok pemimpin yabg visioner, berkomitmen dan memiliki rencana strategis dan terukur.

Dengan bertarung di wilayah yang abu abu, karena belum adanya tokoh central yang mengerucut, maka suksesi kepemimpinan nasional 2024 akan semakin menarik dan di minati para petualang politik tanah air.

Maka tidak heran meskipun moment itu masih dua tahun kedepan tapi kita mulai disuguhi menu persaingan tingkat elit diberbagai media informasi.

Beberapa Partai papan atas pada pemilu 2019 sudah mulai menggadang – gadang dan mengekspos agonya untuk andil dalam kontestasi itu.

Sebut saja Partai Golkar misalnya dalam beberapa iklan nya sudah menyatakan ingin tetap sebagai pemenang pemilu dan ingin juga menangkan jagonya di pilpres. Tak ketinggalan partai lapis kedua alias partai 5 persenan lebih di parlemen sudah mulai merangsek mencari simpati dan perhatian para voternya.

Katakanlah contoh Partai Demokrat yang kini kisruh sehingga jadi perhatian dan menyita headline dan hotline berbagai media itu semua merupakan pergerakan menuju suksesi kepemimpinan nasional 2024.

Terlepas dari siapa yang legitimate dan sah tapi yang jelas para pemeran utama dari panggung partai politik itu akan membentuk opini dan persepsi para pemilih untuk bersikap.

Masyarakat Madani (civil society)

Kemajuan peradaban suatu bangsa atau negara sangat di tentukan oleh dinamisasi dan kebebasan berekspresi rakyatnya dalam memilih pemimpinnya, dengan kata lain tidak lagi adanya dikotomi civil atau militer tapi lahirnya seorang pemimpin berkompeten dan berkapasitas dan integritas sebagai pemimpin kelas dunia yang lahir dari proses seleksi alam baik dari organisasinya atau dari penggiringan oleh media.

Kedepan akan bermunculan calon pemimpin yang terseleksi dan berkapasitas. artinya bukan pemimpin karbitan karena proses seleksinya sudah dilakukan didalam kurun waktu yang panjang. Atau kalau kita meminjam istilah matematika maka kedepan akan bersaing para calon pemimpin dari kuadran 1 dimana nilai x dan y nya positif. atau istilah populernya The Right Man in The Right Time yaitu orang yang tepat muncul disaat yang tepat.

Tapi semua tergantung dari kesadaran politik dan kedewasaan berfikir rakyat kita yang sebagai penentu dalam memilih siapa yang diinginkan. Kita semua tentu berharap menemukan betul betul putra terbaik bangsa dalam menentukan arah dan peradaban Indonesia sesuai amanat Pembukaan Undang Undang Dasar 1945. Wallahu a’lam bishawap.

  • Whatsapp

Pos terkait